Apa bedanya susu UHT, pasteurisasi, dan steril?

Pernah liat rak minuman di minimarket: ada susu yang disimpan di kulkas (biasanya “pasteurisasi”), ada yang di rak biasa aja (UHT), terus ada juga yang botolan kayak susu steril. Bentuknya mirip-mirip, tapi kenapa penyimpanannya beda banget? Jawabannya simpel: ketiganya cuma beda seberapa panas susu dipanasin dan berapa lama. Tujuannya sama semua — bunuh bakteri biar aman diminum dan nggak cepet basi.
Pasteurisasi itu yang paling “lembut”: susu dipanasin sekitar 72–85°C selama 10–30 detik. Suhu segini cukup buat matiin bakteri penyebab penyakit (patogen), tapi nggak semua bakteri — bakteri baik dan bakteri pembusuk masih hidup. Makanya susu pasteurisasi wajib disimpan di kulkas dan cuma tahan sekitar 1–2 minggu sebelum kemasan dibuka. Enaknya, rasanya paling mirip susu segar dan gizinya paling utuh — vitamin kayak vitamin B-nya nggak banyak berkurang.
UHT (singkatan Ultra High Temperature) beda cerita. Susu dipanasin di suhu sangat tinggi, sekitar 135–150°C, tapi cuma 2–4 detik, terus langsung dikemas dalam kemasan steril (aseptik). Panas ekstrem yang singkat ini matiin hampir semua mikroorganisme. Hasilnya: susu UHT yang belum dibuka bisa tahan berbulan-bulan di suhu ruang, sampai sekitar 6–12 bulan. Tapi begitu kemasan dibuka, tetap harus masuk kulkas dan dihabiskan dalam 3–5 hari. Karena dipanasin tinggi, rasanya lebih “matang” dan sedikit vitamin B-nya berkurang — tapi protein, kalsium, dan gizi utamanya tetap oke.
Sekarang susu steril: bedanya dia dimasukkan dulu ke botol, baru disterilkan pake panas tinggi — jadi semua mikroba ikut mati bareng botolnya. Hasilnya mirip UHT: awet lama di suhu ruang, praktis buat stok. Mitos vs fakta: banyak yang ngira susu UHT/steril awet karena dikasih pengawet. Fakta-nya nggak gitu — awetnya murni karena proses panas + kemasan steril, bukan karena bahan kimia pengawet. Jadi pilih yang mana? Mau rasa & gizi paling segar → pasteurisasi (asal ada kulkas). Mau praktis, tahan lama, tinggal simpen di rak → UHT atau steril. 🥛
sumber: Halodoc & Medicastore