Skip to main content

Kenapa bayi bisa diemin diri sebentar pas lagi berenang?

Kenapa bayi bisa diemin diri sebentar pas lagi berenang?

Pernah liat video bayi kecebur ke kolam, terus dia malah diemin aja napasnya beberapa detik sambil matanya kebuka? Banyak orang langsung kagum, “Wah, bayinya jago berenang!” Padahal sebenernya bukan itu yang terjadi.

Yang muncul itu namanya refleks menyelam (diving reflex). Refleks ini bawaan dari lahir dan biasanya bertahan sampai sekitar usia 6 bulan. Begitu wajah atau kepala bayi kena air, tubuhnya otomatis: berhenti napas (apnea), detak jantung melambat sekitar 20%, dan pembuluh darah di ujung tangan serta kaki menyempit. Pintu napas di tenggorokan (glottis) juga ikut nutup sendiri, jadi air yang masuk dialihkan ke lambung, bukan ke paru-paru.

Keren ya? Ternyata ini bukan cuma milik manusia. Mamalia lain kayak anjing dan anjing laut juga punya refleks serupa — makanya hewan-hewan itu bisa tahan lama di bawah air. Fungsinya buat ngirit oksigen: darah diprioritaskan ke jantung dan otak dulu, biar kalau kehabisan napas, otak gak cepet rusak.

Nah, di sinilah bagian mitos vs fakta-nya: bayi TIDAK bisa berenang beneran. Refleks itu cuma bikin dia keliatan kayak berenang pas ditengkurapin — tangannya gerak-gerak kayak renang gaya bebas. Kenyataannya bayi belum bisa nahan napas secara sadar dan teratur, juga belum cukup kuat ngangkat kepalanya sendiri di atas air. Menurut American Academy of Pediatrics, refleks ini bukan jaminan aman, dan latihan berenang terstruktur baru cocok mulai sekitar umur 4 tahun.

Jadi kalau ada yang bilang bayi “lahir bisa berenang”, itu setengah bener: dia memang punya sistem pertahanan tubuh otomatis pas kena air, tapi bukan skill berenang. Refleks ini sebenernya peninggalan dari masa kita masih di dalam kandungan, dan pelan-pelan hilang seiring dia tumbuh.

sumber: Wikipedia — Infant swimming · KlikDokter — Bayi Bisa Berenang Secara Alamiah?