Kenapa cermin membalik tulisan tapi gak bikin baju kita kebalik?

Pernah gak sih kamu nulis sesuatu di kertas, terus ngeliatnya di cermin dan langsung nyadar tulisannya jadi kebalik? Padahal kalau kamu lihat badan sendiri di cermin, gak ada yang aneh — baju tetap di posisi yang sama, gak ada yang jadi miring atau terbalik. Kok bisa satu benda “kebalik” satunya enggak?
Ternyata cermin sebenarnya gak pernah membalik kiri dan kanan. Yang dibalik cermin cuma satu arah: depan ke belakang, alias arah kedalaman. Tulisan di kertas kelihatan kebalik bukan karena dipindah kiri-kanan, tapi karena kita melihatnya dari arah belakang — bayangannya “keluar” dari sisi kertas yang biasanya menghadap kita. Bandingkan kalau ada orang berdiri di belakang kertasmu: dia juga pasti baca tulisanmu terbalik, padahal kertasnya gak diapa-apain.
Nah, kenapa baju kita gak ikut kelihatan kebalik? Karena kebanyakan baju polos gak punya “arah” — gak ada tanda asimetris yang bisa ditukar. Bahkan kalau baju kamu ada sablon tulisan, sablon itu sebenarnya ikut terbalik juga di cermin, sama persis kayak tulisan di kertas. Jadi bukan masalah tulisan versus baju, tapi ada-tidaknya pola yang bisa dibalik. Tubuh kita juga simetris kiri-kanan, jadi otak kita gak ngeh kalau yang sebenarnya berubah cuma kedalaman.
Seru-seruan yang bisa dicoba: ambil kaos yang ada tulisannya, berdiri depan cermin, lihat sendiri tulisannya jadi kebalik. Atau ingat mobil ambulans — tulisan “AMBULANCE” di kap depannya sengaja ditulis terbalik, biar sopir di depannya ngeliat tulisan yang benar lewat spion. Jadi intinya, cermin bukan pencipta ilusi yang aneh-aneh — dia cuma jujur nunjukin segala sesuatu dari sisi belakangnya.
sumber: Big Think — Why mirrors flip left-to-right but not up-and-down