Skip to main content

Kenapa daun pohon berubah warna pas musim gugur?

Kenapa daun pohon berubah warna pas musim gugur?

Kalau lihat foto-foto musim gugur di Eropa atau Jepang, kok bisa ya daun berubah jadi merah, kuning, oranye — terus rontok semua? Apa daunnya bosen jadi hijau?

Ternyata jawabannya bukan daunnya yang berubah. Warna kuning, oranye, sama merah itu udah ada di dalam daun sejak awal. Yang hijau cuma “nutupin” mereka selama musim panas.

Hijau itu datang dari zat namanya klorofil, yang kerjanya nangkep cahaya matahari buat bikin makanan buat pohon (fotosintesis). Selama musim panas, pohon terus bikin klorofil baru karena mataharinya banyak. Jadi warna lainnya ketimpaan terus — kelihatan hijau melulu.

Nah, begitu hari makin pendek dan udara makin dingin, pohon dapet sinyal: “musim dingin mau datang.” Dia berhenti bikin klorofil, dan klorofil lama di daun pun pelan-pelan rusak dan ilang. Begitu hijaunya hilang, warna yang selama ini ketimpaan akhirnya keluar — kuning dan oranye dari pigmen karotenoid (yang sama dengan warna wortel), merah dan ungu dari antosianin yang justru baru diproduksi di musim gugur.

Terus kenapa daunnya rontok? Buang daun itu cara pohon hemat energi. Di musim dingin air membeku, akarnya susah nyedot air. Kalau daun tetep nempel, pohon bakal kehilangan banyak air lewat daun yang gak bisa fotosintesis lagi karena cahayanya kurang. Makanya pohon bikin “pengaman” di pangkal daun, terus daunnya jatuh sendiri.

Serunya lagi: warnanya bisa beda-beda tiap tahun. Hari yang cerah plus malam yang dingin bikin warna merahnya lebih ngejreng, sementara musim kering atau kepanasan bikin warnanya cepet pudar. Jadi tampilan musim gugur itu gak pernah sama dua kali.

Buat kita yang di Indonesia, pengalaman ini memang langka — kita gak punya musim gugur beneran karena suhu sepanjang tahun stabil. Daun di sini kebanyakan rontok dan tumbuh lagi tanpa ganti warna drama. Tapi prinsipnya sama: daun pohon di depan rumahmu juga nyimpen warna lain, cuma klorofilnya gak pernah berhenti bikin hijau.

sumber: NASA Earthdata · NOAA NESDIS