Kenapa kaki kesemutan kalau kelamaan duduk?

Pernah gak sih lagi duduk santai — entah di kursi kantor, di lantai nonton TV, atau di masjid habis sholat — terus tiba-tiba kaki rasanya kayak ditusuk-tusuk jarum? Kesemutan yang bikin kita refleks gepok kaki sendiri biar ilang. Nah, ternyata yang bikin kaki kesemutan itu bukan cuma soal darah gak mengalir.
Penyebab utamanya adalah saraf yang kepepet. Pas kita duduk terlalu lama dengan posisi yang sama — apalagi kaki disilang atau lutut ditekuk terus — ada saraf di paha, betis, atau belakang lutut yang ketindih. Saraf itu gak bisa kirim sinyal ke otak dengan lancar, jadi otak nangkep sinyalnya sebagai rasa “kebal” atau “ditusuk-tusuk.” Istilah medisnya paresthesia.
Yang bikin kita merinding pas mulai gerak lagi itu karena saraf yang tadinya ketindih mulai “bangun” dan kirim sinyal ke otak secara serentak. Pas-pasan deh sinyalnya, makanya kita ngerasain sensasi aneh itu. Kalau udah gerak beberapa detik, sinyalnya stabil lagi dan kesemutan hilang dengan sendirinya. Jadi intinya, kaki kita gak beneran “tidur” — tapi sarafnya lagi gangguan komunikasi sementara sama otak.
Oh iya, banyak yang ngira kesemutan itu gara-gara sirkulasi darah mampet. Padahal faktanya, kompresi saraf itu penyebab yang lebih dominan. Sirkulasi darah emang ikut terganggu sedikit, tapi yang bikin kita ngerasain kesemutan itu sinyal saraf yang terhambat, bukan darahnya. Kalau kesemutannya gak ilang-ilang meski udah gerak lama, baru deh waspada — bisa jadi tanda masalah kesehatan yang perlu dicek ke dokter.
sumber: Medical News Today | WebMD | Halodoc