Skip to main content

Kenapa kita makin sering nguap kalau udah tua?

Kenapa kita makin sering nguap kalau udah tua?

Pernah gak sih kamu lihat bapak atau ibuk kamu di ruang tamu, lagi duduk santai siang hari, terus menguap berkali-kali padahal baru bangun tidur beberapa jam sebelumnya? Keliatannya makin bertambah umur, makin gampang aja menguap. Mitos yang beredar: frekuensi menguap bakal naik terus seiring kita tua. Faktanya, penelitian justru bilang sebaliknya.

Menurut Cleveland Clinic, menguap sebenarnya paling sering terjadi waktu kita masih di kandungan — sekitar 25 kali sehari buat janin — dan frekuensinya justru MENURUN seiring usia. Sebuah studi tahun 2008 (Zilli dkk.) bahkan membandingkan langsung: orang yang lebih tua menguap lebih jarang daripada orang muda, terutama di pagi dan sore hari. Jadi kalau ada yang bilang “makin tua makin sering nguap”, angkanya gak begitu.

Terus kenapa rasanya gitu? Gini, yang naik seiring umur bukan jumlah menguapnya, tapi rasa kantuk dan kelelahan. Tidur orang tua cenderung jadi lebih ringan: tahap tidur dalam (deep sleep) berkurang, sering kebangun di tengah malam, dan tidurnya lebih pendek — meski kebutuhan tidurnya sendiri gak berubah (lihat riset “Sleep in Normal Aging”). Karena tidurnya kurang nyenyak, pas siang hari tubuh lebih gampang ngantuk dan capek. Nah, rasa ngantuk itulah yang bikin kita menguap — bukan umurnya langsung, tapi kualitas tidurnya yang menurun. Otomatis keliatan deh orang tua lebih sering nguap, padahal kalau dihitung total sehari, bisa jadi lebih sedikit dari orang muda.

Bonus fakta: menguap sendiri sampai sekarang belum sepenuhnya dipahami ilmuwan. Teorinya macem-macam — ada yang bilang buat melemaskan paru-paru dan naikin detak jantung biar kita lebih melek, ada juga yang bilang bagian dari komunikasi sosial (makanya nguap bisa nular). Rata-rata orang menguap 5-20 kali sehari, tiap menguap kira-kira 5 detik. Yang perlu diinget: menguap berlebihan banget bisa jadi tanda masalah kesehatan kayak sakit kepala migrain atau gangguan saraf, tapi menguap wajar pas lagi ngantuk itu tetap aja normal di umur berapa pun.

sumber: Cleveland Clinic — Yawning · PubMed — Yawning and Subjective Sleepiness in the Elderly (2008) · PMC — Sleep in Normal Aging · Harvard Health — The yarn on yawning