Skip to main content

Kenapa kucing selalu jatuh pake kaki dulu?

Kenapa kucing selalu jatuh pake kaki dulu?

Pernah liat kucing jatuh dari meja atau lemari terus tetap mendarat dengan kaki dulu? Kaya punya superpower gitu. Ternyata bukan keajaiban — kucing emang dilahirkan dengan kemampuan alami yang namanya righting reflex atau refleks membalikkan tubuh.

Refleks ini mulai berkembang sejak kucing berusia sekitar 3-4 minggu dan sudah sempurna saat usia 7 minggu. Caranya begini: pas kucing mulai jatuh, telinga bagian dalam mereka (yang namanya vestibular apparatus) langsung mendeteksi posisi tubuh. Otak kucing lalu memerintahkan bagian depan tubuh untuk memutar dulu, diikuti bagian belakang — semuanya terjadi dalam hitungan sepersekian detik. Tulang belakang kucing yang super fleksibel bikin putaran ini jadi mungkin, beda banget sama manusia yang kaku.

Yang bikin makin keren, kucing juga bisa melebarkan kaki saat jatuh. Kaki yang direntangkan ini berfungsi kayak parasut mini — menambah hambatan udara biar tubuh nggak jatuh terlalu kencang. Plus, kaki kucing yang berotot jadi penyerap benturan alami. Jadi pas mendarat, mereka udah siap nge-dampening Impact-nya.

Tapi bukan berarti kucing selalu selamat. Ada batasannya juga. Kalau jatuhnya dari ketinggian yang terlalu rendah (misal cuma setengah meter), kucing kadang nggak punya cukup waktu buat muter tubuhnya. Dan kalau kucingnya kelebihan berat badan, refleks ini juga jadi lambat. Studi di dunia kedokteran hewan pernah mencatat kasus kucing jatuh dari lantai 32 — dan cuma patah gigi satu serta paru-paru sedikit terluka. Ngeri sekaligus amazing, kan?

Jadi intinya, kucing punya “sistem navigasi gravitasi” bawaan pabrik yang bikin mereka hampir selalu mendarat mulus. Tapi tetap harus dijaga ya — jangan sengaja jatuhin kucing buat tes refleksnya!

sumber: VCA Animal Hospitals | Purina UK