Skip to main content

Kenapa lilin itu suka berkedip-kedip?

Kenapa lilin itu suka berkedip-kedip?

Pernah gak sih kamu lagi duduk santai di depan lilin, ruangan keliatan tenang banget, gak ada kipas, gak ada yang lewat — tapi nyala lilinnya tetap aja goyang-goyang kayak lagi ditiup orang. Banyak yang langsung mikir itu tanda hal-hal gaib. Padahal jawabannya jauh lebih biasa dari itu.

Jadi gini, api lilin itu kerjanya bikin panas terus. Udara di sekitar nyala jadi panas, ringan, lalu naik ke atas. Begitu udara panas naik, udara dingin di sebelahnya langsung nyusul masuk buat ngisi tempat kosong. Nah aliran naik-turun kayak gini disebut arus konveksi, dan dia gak pernah mulus — dia terus muter-muter dan berubah-ubah. Karena udara di sekitar api terus bergonta-ganti, nyala lilinnya ikut bergoyang dan kedip-kedip. Jadi yang bikin bergerak itu udaranya sendiri, bukan “penghuni” yang gak kelihatan.

Terus kenapa bisa keliatan berkedip, bukan cuma diam aja goyang? Karena nyala api itu sebenernya lapisan pembakaran uap lilin yang tipis banget. Waktu pasokan udara dan bahan bakarnya sebentar kecampur rata, sebentar enggak, cahayanya ikut terang-gelap — itu yang kita lihat sebagai kedipan. Percaya atau gak, di luar angkasa lilin gak pernah berkedip; nyalanya jadi bulat tenang dan biru, karena gak ada gravitasi yang bikin udara panas naik. Eksperimen NASA di pesawat ulang alik justru nunjukin bentuk api yang rapi dan stabil di sana.

Jadi tiap lilin berkedip di rumahmu, itu bukan pertanda apa-apa. Cuma udara di sekitarnya yang lagi sibuk naik-turun gara-gara kepanasan. Kalau mau nyala yang super tenang, taruh lilin di ruangan tertutup tanpa aliran udara sama sekali — tapi tetep aja pelan-pelan dia bakal kedip sendiri.

sumber: Scientific American · NASA Technical Reports Server · Royal Society of Chemistry