Skip to main content

Kenapa "Number" disingkat "no."?

Kenapa "Number" disingkat "no."?

Pernah gak sih注意到, kenapa singkatan “number” itu “no.” bukan “nu.” atau “num.”? Padahal kata “number” sendiri gak ada huruf O-nya. Jadi dari mana “O” itu datang?

Ternyata, “no.” itu bukan singkatan bahasa Inggris. Ini adalah warisan dari bahasa Latin. Dalam bahasa Latin, kata untuk “number” adalah numerus. Nah, bahasa Latin itu punya sistem grammar yang namanya “ablative case” — semacam bentuk kata yang dipakai untuk menunjukkan “dengan” atau “oleh”. Bentuk ablative dari numerus adalah numero, yang kurang lebih artinya “dengan nomor” atau “oleh nomor”.

Para penulis abad pertengahan (scribe) butuh cara cepat untuk menulis dokumen karena tinta dan kertas waktu itu mahal. Mereka lalu membuat sistem singkatan standar, salah satunya dengan menulis huruf pertama (N) lalu huruf terakhir (o) dari kata numero, dengan huruf o-nya ditulis agak kecil dan dinaikkan (superscript). Lambat laun, bentuk itu berubah jadi simbol № yang kita kenal sekarang, dan versi modernnya jadi “No.” yang dipakai di mana-mana — dari alamat rumah sampai urutan soal ujian.

Jadi intinya, setiap kali kamu tulis “No. 1” atau “No. 3”, sebenarnya kamu sedang menulis singkatan bahasa Latin, bukan bahasa Inggris. Seru ya, ternyata huruf yang kita pakai sehari-hari punya sejarah ribuan tahun di belakangnya.

sumber: Wikipedia — Numero sign, Mental Floss — Why Is ‘No.’ Short for “Number”?