Skip to main content

Kenapa rambut gak sakit pas dipotong?

Kenapa rambut gak sakit pas dipotong?

Pernah kepikiran gak sih, kenapa tukang cukur bisa motong rambut kamu puluhan kali sebulan tanpa kamu ngerasain sakit sedikitpun? Padahal kalau kulit kamu kegores kertas aja udah langsung perih minta ampun. Ternyata alasannya sederhana banget.

Jadi gini, rambut yang kamu lihat dan potong itu sebenarnya udah mati. Bagian yang memanjang keluar dari kulit kepala — yang kita sebut batang rambut — itu tersusun dari sel-sel mati yang penuh protein keratin. Sel-sel mati ini gak punya saraf, gak punya pembuluh darah, dan gak punya apa-apa yang bisa ngerasain rasa sakit. Jadi kalau kamu gunting rambut, sebenernya kamu cuma memotong tumpukan material mati — sama kayak memotong serat benang.

Yang bikin rambut bisa tumbuh itu ada di dalam kulit kepala, yaitu folikel — semacam “akar” rambut yang dikelilingi ribuan saraf dan pembuluh darah. Nah, folikel inilah yang hidup dan punya sensasi. Kalau rambut kamu dicabut, itu baru sakit — karena kamu narik langsung dari akarnya yang penuh saraf. Tapi kalau cuma dipotong, kamu cuma mengambil bagian matinya saja. Gampangnya: rambut itu seperti kuku — potong kuku juga gak sakit kok, karena kuku juga terbuat dari sel-sel mati yang sama-sama nggak punya syaraf.

Jadi intinya, tubuh kita pintar banget dalam mengatur mana bagian yang perlu dilindungi dan mana yang nggak. Rambut memang dirancang untuk terus tumbuh dan rontok secara alami — makanya tubuh gak perlu repot-repot “pasang” saraf di bagian yang memang bakal dipotong atau copot sendiri. Hemat energi, efisien, dan gak bikin sakit.

sumber: HairFinder, Kompas.com