Mie instan tiap hari, bahaya gak sih?

Mie instan adalah makanan penyelamat waktu — murah, cepat, dan rasanya enak. Tapi kalau kamu makan mie instan setiap hari, mulai dari sekarang ada baiknya pikir-pikir dulu. Bukan berarti sekali makan langsung jatuh sakit, tapi kebiasaan ini kalau dibiarkan terus-menerus bisa bikin tubuh kamu protes pelan-pelan.
Kandungan natriumnya gila-gilaan
Salah satu masalah utama mie instan ada di garam atau natriumnya. Sekotak mie instan biasa bisa mengandung sekitar 1.500 hingga 2.000 miligram natrium. Padahal, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menyarankan batas konsumsi natrium harian kita cuma 2.000 miligram — artinya satu bungkus mie instan sudah hampir mencapai batasnya. Kalau kamu makan dua bungkus sehari, kamu sudah melewati batas itu sebelum makan nasi atau lauk lainnya. Kelebihan natrium ini bikin tekanan darah naik, yang lama-kelamaan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Lemak jenuh dari proses penggorengan
Mie instan dikeringkan lewat proses penggorengan, bukan dikeringkan pakai udara saja. Proses ini membuat mi instan mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. Lemak jenuh berlebihan bisa menyumbat pembuluh darah dan bikin kadar kolesterol naik. Kalau kamu rajin makan mie instan setiap hari, lemak ini menumpuk perlahan di tubuh kamu, dan itu bukan kabar baik buat jantungmu.
Nutrisi yang minim
Mie instan pada dasarnya cuma tepung terigu, minyak, dan garam. Proteinnya rendah, seratnya nyaris tidak ada, vitamin dan mineralnya juga sangat sedikit. Jadi kalau kamu makan mie instan sebagai pengganti makanan utama, tubuh kamu kehilangan nutrisi penting yang seharusnya didapat dari sayur, buah, ikan, atau daging. Lama-kelamaan bisa kekurangan gizi, meskipun perut merasa kenyang.
Jadi aman gak makan mie instan?
Makan mie instan sesekali itu nggak masalah. Yang jadi masalah adalah kalau jadi kebiasaan harian. Kalau kamu tetap ingin makan mie instan, coba tambahkan telur, sayuran, atau tahu biar nutrisinya lebih lengkap. Dan kalau bisa, pakai setengah bungkus bumbu saja supaya asupan natriummu nggak terlalu berlebihan. Intinya, mie instan itu sahabat sesekali, bukan pasangan sehari-hari.
sumber: Wikipedia Indonesia - Mi Instan | WHO - Sodium Reduction